VEF Blog

Titre du blog : Otobiografi
Auteur : Tutisunaryati
Date de création : 07-06-2018
 
posté le 04-11-2020 à 19:07:08

           Mobil sampai di Cipanas, dari Cipanas perjalan kita lanjutkan ke Taman Bunga dengan naik angkot. Badan Cukup pegel juga untung kita tadi bukan jalan normal kalau kalan normal yakin belum sampai.

Tiket masuk ke Taman langsung aku beli , begitu masuk ke taman hmmmm..............

hawa segar masuk terasa nyaman belum banyak pengunjung yang datang, kuhirup hawa segar dan wangi bunga-bunga yang sedang mekar serta rumput hijau bagaikan hamparan permadani....... kita menuju taman Perancis,Taman bermain anak, Jam taman..... sambil  jalan bergandengan tangan kita memandang bunga-bunga yang indah seperti dalam film saja ...... romantisss.....

          Semakin lama pengunjung banyak yang datang, kulihat rombongan sedang berkumpul ditanah lapang sambil mengadakan berbagai acara, gelak tertawa menam-bah meriahnya acara mereka.

          Aku dan si dia melanjutkan ke Air Mancur bernyanyi, aku mengambil photo si dia dan kita membuat video bersama. Kelihatannya si dia sangat menikmati suasan hawa pegunungan, sambil menggut-manggut dia menikmati irama lagu diiringin muncratnya air. Irama lagu disesuaikan dengan muncratnya air maka dari itu dinamakan Air Mancur bernyanyi.

          Setelah puas melihat-lihat dan istirahat sebentar serta makan siang di kantin yang ada disana, kita memutuskan pulang.

Perjalanan pulang lebih santai , tapi seperti biasa masih terganggu dengan macet sehingga tiba di terminal Branang siang malam serta disambut dengan hujan deras.

Cepat-cepat kita mencari tempat berteduh, kita mendapat tempat berteduh di halte terminal Damri disamping Botaniq Squere, lumayan sambil menunggu hujan reda.

          Aku melihat jam tanganku, waktu mendekati jam 9.00 malam aku mulai panik, tapi aku berusaha untuk tidak tampak. Hujan deras dan pentir belum juga berhenti, bagaimana jika hujan sampai tengah malam dan tidak ada angkot 05 lagi.

Jika aku nginap dipenginapan bukan satu kamar dengan si dia lho... pastinya besok di kantor akan jadi godip hangat, apa lagi disana ada ratu gosip si usil yang selalu ingin tahu segala urusan orang.Tapi bagaimana jika ada angkot 05 tapi tidak ada ojek OOOOOhhhh aku ada ide ..... jalan satu-satunya tidur dirumah Dewi, itu jalan yang paling aman.

           Alhamdulillahhhh..; disa'at aku sedang bingung hujan deras mulai berhenti tapi masih hujan rintik, jam menunjukkan jam 9.30 malam. Dengan berlari kecil kita berlari menuju Tugu Kujang tempat berhentinya angkot 05.

Disana masih banyak lewat 05 walau hampir penuh masih ada tempat untuk kita berdua. Aku hanya singgah sebentar di Bogor inn karena aku harus segera kembali tugas malam sudah menanti walau sudah larut malam aku tetap melaksanakan tugas seperti biasa, beruntung hujan sudah berhenti dan perjalanan lancar tanpa halangan.

          Tugas malam pertama setelah pulang dari Curup, dilanjutkan ke Taman Bunga  Aku ingin membuart si country road berkesan dengan kunjungan ke Indonesia yang pertama kalinya. Besok pagi hari Rabu awal pertama aku bekerja lagi, tapi kali ini pikiran tidak konsentrasi penuh kepekerjaan karena si dia masih di Indonesia dan sendiri di penginapan untung ada Laptopku disana.

          Ketika aku ke kantor pusat , aku ditanya berbagai macam pertanyaan terutama si usil yang ingin tahu ceritaku selama di Curup dan seperti biasa nanti akan jadi bahan pembicaraan disertai opini menurut dia, biasanya opini yang negatif untuk orang yang tidak disukai.  Walau didepanku dia baik tapi dibelakangku sudah bisa ditebak susah kalau sifat iri dan tidak mau dikalahkan serta merasa hanya dia yang paling unggul. Aku tahunya dari temanku yang jadi asisstennya tak heran selama si country road di Indonesia banyak gosip aku sampai ketelinga, serasa telinga panas.

Beginilah kalau jadi orang terkenal jadi bahan gosip , ini cara menghibur diri .........

Ini yang membuat aku selama ini ingin berhenti berkerja tapi tapi kometmenku akan berhenti jika aku menikah dan si usil sudah tahu itu.

           Bukan aku saja yang mengalami , teman-temanku yang sudah berhenti mengalami yang sama. Ini benar-benar merupakan beban bagiku, kadang aku bosan dengan keadaan ini... cepatlah aku menikah dan aku langsung keluar dari sini dan mengucapkan good bye untuk si usil.