VEF Blog

Titre du blog : Otobiografi
Auteur : Tutisunaryati
Date de création : 07-06-2018
 
posté le 25-04-2019 à 17:40:05

           Akhirnya kejadian gempa berlalu sudah, tanpa ada gempa susulan lagi dan kondisi sudah normal. Aku melakukan kegiatan seperti biasa belajar,membantu emak jualan dan aku bikin makanan ringan seperti agar-agar dan yang lainnya aku titip di warung emak , emak tetap mengambil untung dari makanan yang aku titip di warungnya, sebab dalam prinsipku yang namanya usaha tetap usaha walau itu keluarga, uang dari keuntungannya aku tabung di BRI (Bank Rakyat Indonesia) sebab aku ingin melanjutkan kuliah di Jogjakarta, aku ingin merantau, aku ingin mandiri,  aku tidak ingin jadi anak kesayangan keluarga .

           Sobatku Mis pernah bilang kalau emak pernah cerita ' Tuti itu anak kesayangan keluarga"  aku jawab apa yang dikatakan sobatku " oohhh itu enggak betul, kita semua sama kok, tidak ada yang dibedakan "  aku di rumah jarang banyak bicara tapi kalau sudah bicara aku tidak berhenti , kadang aku bingung untuk mulai pembicaraan dan temanku Mis tahu pokok pembicaraan atau subjeck  yang akan dibicarakan sehingga aku bisa klop ngobrol dengannya.

           Kita saling  sharing biasanya aku kalau sudah selesai membantu emak aku duduk didepan rumah ngobrol dan melihat orang lewat di jalan sebab rumah kita  di jalan nomor dua dan tempat orang naik  angkot.

           Di Sekolah aku dipilih sama teman-temanku untuk menjadi Pembawa Acara untuk Upacara Bendera di hari Senin, kali ini giliran kelas IPS1 dan barang tentu kita ingin membuat kelas kita terbaik diantara kelas lainnya. Usaha kita berhasil  banyak guru yang memujinya karena bagus, sejak itu setiap ada giliran IPS1 aku tetap saja dapat bagian menjadi  Pembawa Acara, temanku Uci dan temanku zulkarnain dan satu lagi aku lupa mereka bagian mengibarkan Bendera.

          Mereka tinggi dan punya badan bagus tegap dan gagah, kalau aku alamak...... termasuk semampai ... semeter tak sampai he he he he ..; aku dikelas termasuk murid berbadan kecil imut-imut katanya  dan tidak banyak bicara sehingga teman-temanku merasa segan.  Wagina,Dewi,Aini Kusningsih,Sri sepantar denganku sama kecilnya. Kalau kita photo sama-sama... aku, Waginah,Dewi, Aini dan Sri selalu dapat di depan. Menyenangkan juga punya badan tidak tingga he he he

          Curup akirnya berangsur-angsur menjadi ramai, ada Bioskop Sampurna ,Bioskop  Kaba dekat sama rumah dan yang paling bagus pada waktu itu Bioskop Empat Patulai dekat Lapangan Satia Negara.  Aku suka nonton film terutama film India bersama adikku Ririn dan sobatku Mis.

Asal film aktornya Dramendra,Hema Malini,Jatendra,Amitha Bachan,Sri Devi,Soni Doel kita langsung pergi nonton ,tapi kalau pemainnya berkumis kita tidak tertarik nonton he he he he

          Hanya untuk kuliah baru ada IAIN  di depan Setia Negara tepatnya sebelah SMP PGRI dan di Bengkulu baru ada Perguruan tinggi swasta itu juga hanya beberapa, maka dari itu banyak yang melanjutkan ke luar kota terutama ke jogyakarta karena untuk kuliah di jogjayakarta segalanya  lebih murah . Jogjakarta terkenal dengan nama kota Pelajar dan kota sepeda serta kota Gudeg.

         Aku harus menabung dan kuliah disana, aku ingin kuliah di ABA ( Akademi Bahasa Asing), atau Akademi Bank atau Hubungan International di UGM( Universitas Gajah Mada). Untuk ABA ibuku tidak setuju karena dia sering membaca di Majalah" nanti kamu jadi guide bla.. bla.. bla... " aku tidak bisa menjawab , ibuku terpengaruh dengan apa yang sering dia baca di majalah  ada guide yang tidur dengan tamunya. Untuk itu semua tergantung orang pikirku, tapi ibu tetap saja dengan pandangannya. Jadi aku batalkan keinginanku tochh aku masih bisa belajar bhs. Inggris dengan cara lain walau tidak belajar khusus. Oce dechhhh.. aku menyerah......

Yang penting saat ini aku harus belajar giat tochh...... masih menunggu satu tahun lebih untuk lulus SMA dalam hatiku.