VEF Blog

Titre du blog : Otobiografi
Auteur : Tutisunaryati
Date de création : 07-06-2018
 
posté le 29-03-2019 à 05:56:57

          Di Kelas  tiga aku mulai fokus belajar, tidak banyak lagi kegiatan diluar .

          Hari-hari berjalan seperti biasa ,kali ini aku harus belajar giat untuk mengejar  pelajaran  yang tertinggal untuk menghadapi ujian kelulusan untuk melanjutan ke Sekolah berikutnya. Aku ingin masuk ke SMAN1 Sekolah Favorit pada waktu itu.

          Melihat Sepak bola itu hobbyku, aku ingat ada pertandingan Sepak bola, Team Sepak Bola Curup melawan Daerah lain, aku tidak ketingglan ingin  memberi semangat untuk team daerahku. Beda loh... rasanya nonton Sepak bela langsung dengan nonton di TV, kalau kita nonton langsung auranya bisa terbawa ke diri kita jika Team yang jadi favorit kita mencetak goal senangnya bukan alang kepalang begitupun kalah terasa sedih.

Pertandingan diadakan jam 3.00 mendekati sore dan barang tentu aku bisa minta izin sama emak dan ibuku untuk nonton, aku berjalan ke arah Lapangan Setia Negara bersama-sama orang-orang yang mempunyai tujuan sama denganku.

Begitu tiba sampai di jalan depan Kantor TELKOM (Telepon dan Komonikasi), kita semua dihadang dengan palang drum dan bambu dimana dijaga beberapa orang.

Orang banyak yang protes karena biasanya setiap ada Pertandingan kita nonton tidak pernah dipungut biaya, kali ini kok beda .. barang tentu banyak yang marah sebab tidak ada pemberitahuan sebelumnya sehingga banyak orang yang tidak membawa uang atau uangnya minim cukup untuk membeli makanan atau minuman yang dijual disitu, termasuk aku tidak memba uang.

Aku hanya memandang orang-orang yang protes dan marah untuk pulang aku enggak mau dengan harapan siapa tahu protes orang banyak didengar.

          Tiba-tiba seeokor sapi masuk menterjang palang bambu dan diikuti orang-orang dibelakangnya akupun mengikuti dibelakang mereka, penjaga  palang pintu tidak bisa berbuat apa-apa dan akhirnya pertunjukkan gratis, terima kasih yacchhhh Sapi engkau sudah membantu orang-orang nonton gratis, bisa jadi itu akal-akalan orang memanfaatkan pertandingan untuk mencari uang.

Kalau ingat kejadian aku jadi tertawa sendiri, siapa yachhh yang punya ide melepaskan sapi yang ada di dekat situ he he he